Pengetahuan , Sikap dan Perilaku Remaja Tentang Kesehatan Jantung

Remaja merupakan bagian penduduk yang cukup besar jumlahnya dan dimasa depan akan menjadi pengganti bagi tenaga kerja dan pelaku ekonomi yang tangguh dan memiliki kualitas yang baik. Pada tahun 2017, jumlah remaja sudah mencapai 25% lebih dari jumlah penduduk Indonesia. Penduduk remaja merupakan penduduk yang dianggap rentan dalam arti usia remaja merupakan usia penuh kegalauan. Perubahan dari anak anak ke dewasa melalui masa transisi yang cukup mengagetkan bagi remaja. Oleh karenanya pada masa remaja perlu dilakukan pembinaan, pendampingan dan pola pengasuhan yang tepat baik oleh orang tua, lingkungan pendidikan, lingkungan pergaulan dan masyarakat luas.

Dalam hal kesehatan, remaja belum memahami dengan benar bagaimana menjaga kesehatan dengan pola makan yang baik, olah raga dan pola tidur yang cukup, jauh dari merokok dan minum minuman keras. Kajian BPO YJI tentang Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja tentang penyaakit jantung dan pembuluh darah, dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang hal tersebut sebagai bahan masukan untuk menentukan kebijakan untuk upaya promotif dan pereventif bagi remaja untuk menjaga kesehatan mereka. Temuan Riskesdas 2013, menunjukkan bahwa penderita penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia mulai merambah pada remaja dan trennya terus meningkat.

Dengan selesainya kajian ini, BPO berharap agar hasilnya dapat menjadi rujukan bagi semua bagian di YJI dalam menentukan program kerja di masa depan. Terima kasih untuk tim BPO, Pengurus YJI Cabang Sumatera Utara, Banten dan Kalimantan Timur serta KJR yang telah membantu dalam pendataan di lapangan.

Masukan dan kritik sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas kajian ini, sehingga dapat digunakan dengan lebih baik dan luas

Download PDF Lihat Dokumen

Analisis Kondisi Tekanan Darah Di Kalangan Anggota KJS dan Masyarakat

Hypertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah sangat terkait dengan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah disamping antara lain aspek  seperti kebiasaan merokok, makanan, stress, jarang berolahraga. Menurut data reskesdas tahun 2013  jumlah penderita penyakit jantung penduduk Indonesia terdiagnosis dokter atau gejala sebesar 1,5  persen sementara yang mengalami hypertensi 25,8 persen. Pemerintah saat ini sedang mengejar target penurunan prevalensi penyakit hipertensi sampai tahun 2019 mencapai 23,4 persen.

Yayasan Jantung Indonesia yang memiliki organisasi dan relawan yang cukup besar dan berada di hampir seluruh provinsi serta memiliki kegiatan sampai pada pelosok wilyah Indonesia sangat berperan strategis dalam membantu pemerintah untuk mencapai target penurunan prevalensi hipertansi. Peran strategis   tersebut bukan saja banyaknya orgnisasi dan relawan  YJI tetapi memiliki juga visi pelopor gaya hidup sehat serta jargon program panca usaha jantung sehat yaitu Seimbang gizi, Enyahkan rokok, Hadapi dan atasi stress, Awasi tekanan darah dan Teratur berolah raga.  Organisasi dan relawan YJI diarahkan pada visi yang sama yaitu pelapor gaya hidup sehat yang salah satunya dengan cara mengatur tekanan darah agar terhidar hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi.

Badan Pengembangan Organisasi (BPO) adalah organ YJI  yang  dalam ART YJI pasal 27 poin 2 adalah  melaksanakan berbagai kajian/penelitian yang terkait dengan upaya pengembangan organisasi dan kegiatan yayasan. Salah satu program BPO di tahun 2017 adalah kajian data tentang kesehatan dalam hal ini adalah Hypertensi. Pada saat yang bersamaan dalam rangka hari hipertensi YJI bekerjasama dengan PERKI, Indonesian Society Of Hypertension (InaSH),    melakukan pengukuran tekanan darah di berbagai provinsi. Selain itu selama 2017 YJI juga melakukan program pengukuran rutin di JABODETABEK. BPO mengolah data data  terkumpul   menjadi suatu laporan kajian Data Tekanan Darah Dikalangan Anggota KJS dan Masyarakat.

Semoga hasil pengolahan data ini akan berguna bagi internal YJI untuk masukan dalam strategi pengembangan organisasi manajemen dan kegiatan Yayasan sesuai dengan ART pasal 27 point 3. Selain itu hasil pengolahan data ini diharapkan berguna bagi instansi lain dan masyarakat umum  yang ingin mengetahui pengukuran tekanan darah dari aspek demografi.

Download PDF Lihat Dokumen

Survey Tingkat Kebugaran dan Kesehatan Jantung Masyarakat dan Anggota Yayasan Jantung Indonesia.

Yayasan Jantung Indonesia telah memiliki data dasar terkait dengan pengetahuan, sikap dan perilaku kesehatan jantung dan pembuluh darah anggota dan masyarakat. Data tersebut telah dapat menggambarkan perbandingan antara anggota Yayasan Jantung dan Masyarakat terkait dengan pengetahuan, sikap dan prilaku aspek aspek yang mempengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Pengetahuan, sikap dan prilaku belum menunjukan kondisi nyata kesehatan jantung dan pembuluh darah masyarakat dan anggota Yayasan Jantung Indonesia. Data tersebut belum mempunyai makna yang lengkap sehingga diperlukan data kondisi nyata kesehatan jantung dan pembuluh darah anggota YJI dan masyarakat umum. Dengan dasar pertimbangan tersebut maka perlu dilakukan survey Tingkat Kebugaran dan Kesehatan Jantung Masyarakat dan Anggota Yayasan Jantung Indonesia.

 

 

 

 

 

 

Download PDF Lihat Dokumen

Pemahaman, Persepsi, Pengalaman Masyarakat Terkait Dengan Yayasan Jantung Indonesia

  • Selama 30 tahun berdiri, banyak kegiatan yang sudah dilakukan oleh Yayasan Jantung Indonesia dalam rangka untuk upaya mewujudkan visinya sebagai “Pelopor Gaya Hidup Sehat” dan misinya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, melalui program-program pemasyarakatan Panca Usaha Jantung Sehat, yaitu (1) Seimbang gizi; (2) Enyahkan rokok; (3) Hadapi dan atasi stress; (4) Awasi tekanan darah; (5) Teratur berolahraga
  • Yayasan Jantung Indonesia memiliki 3 program utama yang menjadi acuan pelaksanaan kerjanya, yaitu, Preventif, Promotif, Kuratif dan Rehabilitatif
  • Setelah 30 tahun perjalanannya, Yayasan Jantung Indonesia merasa perlu untuk mengetahui seberapa jauh peran dan kontribusinya terhadap tercapainya pola hidup sehat dan jantung yang sehat bagi masyarakat Indonesia secara luas
  • Untuk mengetahui hal diatas, Yayasan Jantung Indonesia merasa perlu untuk mengadakan study KAP (Knowledge, Attitude, Practises) masyarakat terhadap pola hidup sehat dan pencegahan penyakit jantung. Hasil dari study KAP diharapkan bisa menjadi dasar dalam penentuan strategi dan program selanjutnya dari Yayasan Jantung Indonesia
Download PDF Lihat Dokumen