Posted Wednesday December 13, 2017 by yayasan jantung Indonesia


Hidup Sehat Untuk
Remaja Modern

 

 

Kemajuan Teknologi, selain memberikan banyak kemudahan bagi manusia modern, ternyata juga berdampak pada perubahan kebiasaan masyarakat, termasuk di kalangan remaja. Remaja dari generasi modern tak bisa lepas dari segala jenis gadget dalam tiap aktivitas mereka, akibatnya para remaja modern cenderung kurang melakukan aktivitas fisik yang tentunya berbahaya bagi kesehatan mereka.

Gaya hidup remaja masa kini telah berubah dibandingkan dengan gaya hidup remaja di masa lalu dalam hal kebiasaan makan, aktivitas keseharian, serta pilihan enghabiskan waktu luang. Untuk remaja modern, smartphone , internet, musik, video game sangat penting. Kebanyakan remaja saat ini lebih suka menonton TV dan bermain game komputer dibanding membaca buku. Bagi mereka, menonton TV lebih mudah dari pada membaca karena tidak harus menggunakan imajinasi mereka sendiri. Mereka cenderung menghindari proses dan hanya berorientasi pada hasil. Maka muncullah jargon ‘generasi instan’ yang sering dilabeli pada remaja modern. Mereka juga lebih memilih menghabiskan waktu luang di depan komputer daripada berjalan, bermain sepak bola, atau sekadar pergi ke kolam renang.

Dalam hal asupan makanan, remaja generasi instan lebih suka mengkonsumsi makanan cepat saji. Akibatnya, fenomena obesitas (kelebihan berat badan) dan berbagai kasus kesehatan remaja lainnya pun jadi hal yang sering kita jumpai. Setiap remaja membutuhkan diet seimbang, kebersihan pribadi yang tepat dan kegiatan fisik di udara segar, misalnya bermain bola, berlari, berenang, bersepeda atau sekadar meningkatkan kondisi kesehatan dengan berbagai cara, termasuk dalam hal pembakaran kalori yang membantu kita untuk mempertahankan berat badan ideal. mengurangi nafsu makan dan membantu pengurangan massa lemak tubuh. Selain pada suasana hati. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa olah raga rutin merupakan faktor penting untuk meningkatkan kesehatan. Sayangnya, banyak remaja yang tak mempedulikannya. Hal ini pun menjadi masalah umum yang menyebabkan berbagai macam penyakit pada remaja, seperti gagal jantung, masalah paruparu, masalah tulang belakang, dan lain sebagainya.
Olahraga teratur dan kebiasaan makan yang baik sangat penting untuk kesehatan remaja. Tiap harinya, mereka mesti melakukan minimal 60 menit aktivitas fisik, yang mencakup aerobik, latihan felksibiitas dan latihan kekuatan. Jika 60 menit dirasa sangat lama, para remaja bisa memecahnya dalam beberapa sesi sepanjang hari. Hal lain yang juga penting untuk kesehatan remaja adalah jumlah waktu istirahat. Banyaknya pekerjaan rumah, proyek-proyek dan kewajiban sosial, membuat para remaja rentan begadang dan memulai aktivitasnya lagi di pagi berikutnya. Sering kali, media sosial seperti Twitter dan Facebook, pun ikut memakan banyak waktu mereka.

Para remaja mesti setidaknya mendapatkan waktu tidur sekitar delapan jam sehari untuk beristirahat total, baik pikiran maupun tubuh. Minta para remaja untuk tidur lebih awal dan pastikan mereka juga mematikan komputer, televisi, atau mencabut kabel telepon untuk menghindari gangguan pada tidur mereka. Para remaja modern pun sangat rentan pada pengaruh kebiasaan buruk. Umumnya, mereka sering mendapat tekanan dari kawan-kawannya untuk menyesuaikan diri dengan kelompoknya. Kebiasaan merokok, minum alkohol, bahkan penggunaan narkoba sering menjangkiti para remaja modern.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa sebanyak 80 persen remaja pernah mencoba melakukan kebiasaan buruk tersebut. Untuk itu, dibutuhkan pengawasan ekstra dari keluarga untuk menghindari kemungkinan yang lebih buruk dari lingkungan remaja yang bersangkutan. Sedini mungkin, ajak remaja untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut. Tembakau tidak hanya mengganggu orang di sekitar, tetapi dapat menyebabkan kondisi serius termasuk paru-paru dan penyakit jantung. Sementara, alkohol dapat merusak penilaian seseorang, meningkatkan jumlah kalori, serta dapat menyebabkan masalah hati. .

Menjalani gaya hidup sehat bagi remaja bukanlah sesuatu yang sulit. Ini hanya masalah kewajiban dalam membuat pilihan gaya hidup sehat dan berpikir sehat. Kita harus bisa mengingatkan mereka bahwa apa yang mereka lakukan hari ini pada tubuh mereka akan memiliki dampak besar di kemudian hari. Para remaja harus segera diberikan kesadaran akan gaya hidup sehat agar mereka tidak menyesal di hari tuanya.

Menanggapi hal tersebut diatas, Yayasan Jantung Indonesia menargetkan remaja sebagai Pelopor Gaya Hidup Sehat. Dengan membentuk suatu wadah yang akan menjadikan remaja tersebut sebagai piooner dikalangan remaja itu sendiri maka dibentuklah Klub Jantung Remaja dibawah Yayasan Jantung Indonesia. Banyak aktifitas yang dapat dilakukan salah satunya yaitu berolahraga, berorganisasi dan juga mendapatkan informasi-informasi tentang kesehatan jantung. Dengan didirikannya KJR ini semoga dapat menjadikan remaja sebagai bentuk pencegahan sejak dini tentang penyakit jantung dan pembuluh darah.

rw/1312

foto : Septian EPN

Leave a Reply